Tahun Baru Hijriyah 1435

Hari ini kita memasuki tanggal 1 Muharram 1435 Hijriyah. Kami mengenalnya sebagai awal hari baru dalam kalender Islam. Kalau biasanya Tahun baru Masehi sarat dengan pesta pora menyambut tahun barunya, maka sebagai orang Islam, menyambut tahun baru Hijriyah tentu ada sesuatu yang bisa kita lakukan.

Kata Hijriyah sendiri berasal dari Hijrah. Penanggalan Islam dimulai dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah menuju kota Madinah.

Terinsiprasi dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW, tentu saja kitapun bisa membuat sebuah resolusi bagi diri pribadi untuk menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya. Dalam konteks Perencanaan keuangan secara Islami,  Amanahsharia, saatnya buat Anda untuk membuat keuangan Anda menjadi lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya.

Kalau kemarin Anda adalah penerima zakat, usahakan tahun ini Anda adalah pembayar zakat. Kalau catatan keuangan anda masih tidak lengkap, usahakan tahun ini lebih lengkap. Libatkan keluarga Anda untuk melakukannya. Putra-putri Anda yang masih duduk dibangku SD-pun bisa dimintai bantuan untuk mencatatnya, atau setidaknya mengingatkan Anda untuk mencatat setiap malam apapun yang telah Anda keluarkan pagi hingga malam hari. Pencatatan ini sangat berguna untuk mengetahui kemana saja uang yang Anda belanjakan. Kelak akan berguna untuk melakukan cek kesehatan keuangan (financial check up).

Resolusi lainnya mungkin Anda mulai melihat tujuan-tujuan keuangan dalam hidup Anda. Kalau pergi haji belum Anda masukkan dalam daftar prioritas, sedangkan Anda punya tujuan liburan ke luarnegri, misalnya, ada baiknya Anda mulai melihat kembali, apa yang menjadi kewajiban Anda sebagai umat muslim dan mana yang harus didahulukan dalam tujuan-tujuan keuangan Anda.

Tahun baru Islam boleh juga kita rayakan. Kalau Anda mungkin ingin membuat sebuah acara dirumah Anda, mengundang teman-teman Anda, ada baiknya Anda tidak melupakan Anak-anak yatim yang mungkin ada disekeliling rumah Anda, yang tinggal dipanti-panti anak yatim. Kirimkan sebagian hidangan Anda sebelum perayaan dimulai, dan bukan sisa hidangan perayaan yang telah usai.

Menjadi keluarga yang terencana keuangannya bukan menjadi orang yang pelit, berpikir keras sebelum membelanjakan uang Anda sendiri, atau menjadi terobsesi untuk selalu menabung dari pada belanja. Anda tentu masih bisai menikmati kesenangan dunia, asalkan tidak lupa memikirkan akhirat. Seperti tertulis dalam Al Qur’an (Al Qashash:77)

“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan”

SELAMAT TAHUN BARU  1  HIJRIYAH 1435

Daftarkan email Anda
Untuk mendapat info terbaru dari kami
Posted in Keuangan Syariah, Motivasi, Perencana Keuangan Syariah, Uncategorized Tagged with: , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*