Perempuan Pekerja Persiap Dana Pensiun Anda (Bag.1)

Jangan berfikir lebih baik mempersiapkan pensiun di usia tengah baya, apalagi bagi perempuan. Makin dini mempersiapkannya, makin sejahtera hidup anda kelak!

Sudahkah anda mempersiapkan dana pensiun anda?

Ini bukan pertanyaan aneh, bahkan jika anda adalah perempuan pekerja yang masih usia muda. Karena tak ada kata terlalu dini untuk mempersiapkan hari tua.

Kebanyakan perempuan muda tidak memikirkan pentingnya perencanaan keuangan untuk hari tuanya. Lebih buruk lagi jika mereka tak mau belajar berinvestasi. Perempuan tengah baya umumnya mengerti pentingnya jaminan keuangan untuk masa pensiun, tapi mereka terlambat bertindak karena kurangnya penghasilan, keterbatasan pengetahuan dan kurang percaya diri. Perempuan juga takut akan resiko dan menghindari investasi berisiko, yang umumnya akan berakhir dengan aset keuangan yang kecil.

Kim Kiyosaki penulis buku Rich woman dalam salah satu artikelnya mengungkapkan, ada beberapa alasan mengapa perempuan perlu memikirkan investasi atas namanya sendiri. Kebanyakan perempuan tergantung secara finansial kepada suami, orang tua atau pekerjaan. Sayangnya, tidak selamanya ketergantungan ini dapat dilakukan. Perceraian, suami kehilangan pekerjaan, kematian suami atau dipecat dari pekerjaannya membuat perempuan semakin kehilangan pegangan finansial. Tak sedikit pula perempuan pekerja yang terpaksa meninggalkan anaknya dirumah demi mendapatkan penghasilan. Padahal jika berinvestasi, mereka tetap dapat mengurus anak dirumah sekaligus mendapat penghasilan dari investasinya.

Penelitian membuktikan, Perempuan lebih memerlukan investasi dibanding laki-laki karena hal-hal berikut :

  • Perempuan hidup lebih lama dibandingkan laki-laki. Data dari Kementrian Pemberdayaan Wanita menunjukkan bahwa di Indonesia rata-rata perempuan Indonesia memiliki harapan hidup 3 tahun lebih lama dibandingkan laki-laki. Artinya perempuan perlu menabung yang lebih banyak untuk membiayai masa pensiunnya.
  • Perempuan menabung lebih sedikit. mereka menabung kira-kira setengah dari tabungan rata-rata laki-laki.
  • Perempuan lamban memulai untuk menabung dibanding laki-laki, sehingga jangka waktu mereka untuk menabung lebih pendek.
  • Perempuan menghindari pengambilan keputusan untuk berinvestasi, banyak wanita takut untuk melakukan kesalahan investasi.
  • Hasil investasi perempuan lebih rendah dari laki-laki. Umumnya perempuan merupakan kelompok investor yang konservatif. Ini berarti mereka memperoleh hasil rendah karena memilih investasi yang ‘aman’. Hal ini tentunya akan merusak kemampuan mereka menghimpun dana untuk keperluan pensiunnya.

INI YANG DILAKUKAN PEREMPUAN PEKERJA SEPERTI ANDA!

Meski Uang bukan segalanya tapi segalanya butuh uang. Uang berperan penting untuk memenuhi segala keperluan dimasa tua. Memang masa tua belum ada saat ini, tapi masa itu pasti datang. Perempuan pekerja adalah kelompok yang memiliki kekuatan lebih besar untuk dapat menyiapkan masa tuanya. karena mereka memiliki kekuatan mengalokasikan uang yang dihasilkannya sendiri tanpa harus meminta persetujuan pihak lain. (bersambung)

by Shinta Rahmani

Daftarkan email Anda
Untuk mendapat info terbaru dari kami
Posted in Investasi Syariah, Keuangan Syariah, Pensiun, Perencana Keuangan Syariah, Tips Keuangan Tagged with: , , , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*