Ingin Pensiun Sejahtera?

Siapa yang tak ingin pensiun dengan tenang dan sejahtera? Tentu, hal tersebut jadi impian banyak orang. Untuk mewujudkan pensiun dengan sejahtera, Anda harus mewujudkannya mulai saat ini.

Periksalah kondisi keuangan Anda dengan memeriksa buku tabungan dan investasi yang Anda miliki. Cukup? Anda mungkin bakal kebingungan menjawab pertanyaan tersebut. Lalu bagaimana? Simak tips berikut ini:

Mulai sejak dini
Idealnya, persiapan pensiun harus dilakukan sejak Anda memulai bekerja. Kalau perusahaan tenpat Anda bekerja mempunyai program tunjangan pensiun, itu hal yang bagus. Lebih bagus lagi kalau Anda dapat mengetahui secara detil isi dari program tersebut. Kalau perusahaan tidak memiliki program pensiun? Saat ini banyak bank dan asuransi yang menawarkan program DPLK atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan. Program ini mirip dengan tabungan berjangka, di mana uang tabungan Anda akan dikunci selama beberapa tahun, misalnya sampai usia Anda 55 tahun. Suku bunga yang ditawarkan program DPLK terbilang kompetitif. Beberapa ada yang di atas deposito. Kunci dari mengikuti program ini adalah disiplin menabung. Kalau Anda tergolong mereka yang tidak disiplin, gunakan saja fitur auto debet. Nah. saat waktunya tiba, ada dua cara pemberian pensiun yang akan ditawarkan, yaitu pembayaran bulanan mirip gaji dan secara keseluruhan atau lumsum.

Hitung kebutuhan Anda
Seperti telah disebutkan sebelumnya soal program pensiunan yang ditawarkan perusahaan tempat Anda bekerja, penting kiranya untuk mengetahui mekanisme pengelolaan dana pensiun tersebut, serta ilustrasi hasil akhir. Pihak HRD pasti bisa membantu Anda soal ini. Begitu Anda mengetahui jumlahnya berdasarkan ilustrasi coba lakukan perhitungan tentang berapa sebetulnya dana pensiun yang Anda butuhkan. Buatlah acuan berdasarkan pengeluaran Anda saat ini dalam sebulan, lalu kalikan setahun, dan hasilnya dikalikan selisih usia pensiun Anda sekarang dan masa pensiun. Ingat, sertakan juga tingkat inflasi sebagai acuan Anda.

Kembangkan investasi
Anda dapat memilih beragam investasi yang ada di pasaran. Semua tergantung pada ketersediaan dana yang Anda miliki, dan yang terpenting kebutuhan Anda sendiri. Bila selisih tabungan pensiunan dengan kebutuhan dana pensiun terlampau jauh, maka menabung tidak bisa menjadi andalan. Anda harus melakukan investasi, karena hanya dengan cara itulah Anda bisa mengumpulkan dana relatif cepat. Walau demikian harap tetap diingat bahwa investasi, apapun bentuknya, mengundang risiko. Memperbanyak jenis-jenis investasi, bisa menjadi salah satu jaring pengaman. Kombinasikan investasi yang likuid dan non likuid, investasi dengan imbal hasil yang tinggi dan rendah atau moderat. (as)

Sumber : http://www.ciputraentrepreneurship.com/personal-advice/ingin-pensiun-sejahtera-simak-artikel-berikut

Daftarkan email Anda
Untuk mendapat info terbaru dari kami
Posted in Asuransi, Hutang, Investasi Syariah, Keuangan Syariah, Perencana Keuangan Syariah, Tips Keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*