Category: Perencana Keuangan Syariah

Utang Dalam Islam

 Oleh: Hepi Andi Bastoni, MA Dalam kajian buku-buku fiqih, istilah utang biasanya menggunakan kata: al-qardh, ad-dain, atau al-gharm. Ulama sepakat bahwa utang dilihat dari sisi si piutang atau yang memberikan utang itu hukumnya sunnah. Dengan kata lain bahwa piutang itu merupakan sebuah qurbah (ibadah) yang pengerjaannya diganjar pahala. Kenapa dinilai ibadah? Karena memberikan utang itu bagian dari membebaskan orang lain dari kesulitan. Karena bagaimanapun, orang yang datang meminta utang itu–biasanya–memang orang yang sedang kesulitan finansial

Posted in Hutang, Keuangan Syariah, Perencana Keuangan Syariah Tagged with: , , ,

Mengatur Keuangan Selama Ramadhan

Memasuki awal puasa, bisa jadi para mentri keuangan keluarga  yang umumnya ibu-ibu pasti sudah pusing menghadapi lonjakan kenaikan harga. Semua naik, karena belum lama kita menghadapi kenaikan BBM dan sekarang bulan Ramadhan, yang setiap tahun selalu diikuti  kenaikan harga barang-barang. Setiap tahun kita menghadapi persoalan yang sama. Tahun lalu, juga kerepotan dengan pengeluaran selama Ramadhan yang membengkak. Tahun ini lebih parah lagi karena sebelum bulan Ramadhan harga BBM naik, sehingga barang-barang sudah naik sebelum puasa

Posted in Perencana Keuangan Syariah, Tips Keuangan Tagged with: , , , ,

Imbal Hasil Reksadana Syariah Lebih Tinggi

Kinerja imbal hasil reksadana syariah yang lebih tinggi dari reksadana konvensional membuat reksadana syariah kian diminati oleh investor. Presiden Direktur Samuel Asset Management (SAM), Agus B Yanuar, mengatakan kinerja reksadana syariah di perusahaannya selalu mencatat tren positif dalam beberapa tahun terakhir. “Tahun lalu waktu indeks syariah turun, imbal hasil reksadana campuran maupun saham syariah tetap berkinerja positif, jadi menarik minat tidak hanya investor yang memerlukan produk investasi syariah tapi juga investor umum yang mencari return. Bahkan ada yayasan gereja yang memilih reksadana syariah karena returnnya lebih

Posted in Investasi Syariah, Perencana Keuangan Syariah Tagged with: , , , , , ,

Lebih Menguntungkan Mana, KPR Syariah atau Konvensional?

  Saat Anda merencanakan pembelian properti melalui pembiayaan kredit finansial berencana KPR, Anda akan dihadapkan pada dua pilihan, yaitu KPR dengan sistem perbankan syariah dan KPR suku bunga, atau yang dikenal dengan KPR konvensional. Berikut ini akan dibeberkan kelebihan serta kekurangan KPR syariah danKPR konvensional, sehingga Anda dapat lebih bijak menentukan jenis KPR mana yang cocok untuk Anda ambil. Pilih yang Pasti-Pasti Saja KPR konvensional menetapkan sistem pembayaran suku bunga tetap di tahun-tahun awal kredit, selanjutnya pinjaman bunga

Posted in Investasi Syariah, Keuangan Syariah, Perencana Keuangan Syariah Tagged with: , , , , , ,

Membuat Tujuan Keuangan

Apa yang akan Anda lakukan jika Anda mendapati bahwa uang bukan lagi masalah bagi Anda, tiba-tiba Anda memiliki kekayaan yang berlimppah, apa yang akan Anda kerjakan selanjutnya? Apakah Anda akan keluar dari pekerjaan Anda sekarang dan menikmati hidup dengan berkeliling dunia? Apakah Anda justru memilih menjadi petani dan tinggal di daerah yang sejuk serta menikmati berkebun sayur-sayuran? Atau Anda akan mencurahkan hidup Anda untuk menjadi pekerja sosial  dan banyak beramal dengan kekayaan yang Anda miliki

Posted in Perencana Keuangan Syariah, Tips Keuangan Tagged with: , , , ,

Siasat Jadi Ibu Hemat, Cermat dan Kreatif (2)

Oleh : Wina Tresna Rahayu Tulisan sebelumnya MANFAATKAN WAKTU DISKON ATAU OBRALAN Diskon atau obralan adalah momen yang paling dinantikan. Apalagi kalau sudah mempunyai barang incaran, diskon bagai durian runtuh. Namun, efek buruknya adalah kita selalu membeli sesuatu yang tidak diperlukan. Perlu kedisiplinan untuk mengatur belanja, termasuk pada waktu diskon. Ini penting untuk menjaga stabilitas keuangan kita. Shinta menganjurkan, meskipun kita belanja dengan harga titik terendah, tapi tetap bijak untuk membeli barang seperlunya saja. “Kalaupun

Posted in Keuangan Syariah, Motivasi, Perencana Keuangan Syariah, Tips Keuangan Tagged with: , , , ,

Siasat Jadi Ibu Hemat, Cermat, dan Kreatif (1)

Oleh : Wina Tresna Rahayu Mengatur finansial keluarga bukan perkara mudah. Butuh kecermatan dan kreativitas agar pengeluaran rumah tangga tak menjadi muasal pertengkaran suami istri. Menyandang profesi sebagai ibu rumah tangga bukan berarti kurang kerjaan. Tugas seorang ibu itu justru tak mengenal waktu, nonstop dari pagi hingga malam. Islam pun menganggap mulia pekerjaan ini. Jadi, jangan sedih atau minder kalau kita bukan termasuk wanita karir. Justru menjadi ibu rumah tangga memerlukan keahlian yan g mumpuni

Posted in Keuangan Syariah, Perencana Keuangan Syariah, Tips Keuangan Tagged with: , , , , ,

Tahun Baru Hijriyah 1435

Hari ini kita memasuki tanggal 1 Muharram 1435 Hijriyah. Kami mengenalnya sebagai awal hari baru dalam kalender Islam. Kalau biasanya Tahun baru Masehi sarat dengan pesta pora menyambut tahun barunya, maka sebagai orang Islam, menyambut tahun baru Hijriyah tentu ada sesuatu yang bisa kita lakukan. Kata Hijriyah sendiri berasal dari Hijrah. Penanggalan Islam dimulai dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari kota Mekkah menuju kota Madinah. Terinsiprasi dari hijrahnya Nabi Muhammad SAW, tentu saja kitapun bisa

Posted in Keuangan Syariah, Motivasi, Perencana Keuangan Syariah, Uncategorized Tagged with: , , ,

Berubahlah

Oleh : Shinta Rahmani Siapa yang suka perubahan? Semua dari kita tidak ingin melakukan perubahan, apalagi buat orang-orang yang merasa dirinya sudah berada dalam zona yang nyaman. Bahasa gaulnya sudah PW atau posisi wuenaak. Tapi tahukah Anda bahwa kita ini tidak pernah statis. Kita selalu berubah, yang tidak pernah berubah adalah perubahan itu sendiri.  Tanpa kita sadari sesungguhnya kita ini terus berubah, minimal kita berubah menjadi lebih tua. Hari ini usia kita lebih tua sehari

Posted in Keuangan Syariah, Motivasi, Perencana Keuangan Syariah, Uncategorized Tagged with: , ,

Siapa Yang Membutuhkan Asuransi?

Banyak orang yang mengikuti asuransi karena peran agen asuransi, yang menyodorkan produk-produk asuransi dari perusahaan tempatnya bekerja. Kadang karena tidak enak terus-menerus menolak tawaran agen, seseorang terpaksa membeli produk asuransi tersebut. Saya juga demikian. Seminggu setelah resepsi pernikahan kami, sepupu suami datang berkunjung kerumah kami dan akhirnya menawarkan asuransi. Mana bisa menolak? Akhirnya suami membeli produk asuransi tersebut. Saya pribadi juga membeli asuransi pendidikan anak saya karena adik saya yang saat itu menjualnya. Sebenarnya, jasa

Posted in Asuransi, Investasi Syariah, Keuangan Syariah, Perencana Keuangan Syariah, Tips Keuangan Tagged with: , , , , , , ,
Social Network Integration by Acurax Social Media Branding Company
Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterVisit Us On PinterestVisit Us On Instagram