Month: May 2014

Hore, Pengetahuan Keuangan Masyarakat Indonesia Meningkat!

Skor pengetahuan keuangan atau Financial Quotient (FinQ) Indonesia ternyata meningkat tiga poin menjadi60,7 poin dibanding 2012  yang hanya 57,7 poin.  Hal itu terungkap dari hasil survei Citi FinQ terbaru yang dirilis Citi Indonesia baru-baru ini. FinQ sendiri, menurut retail bank segment marketing head, Citibank N.A Indonesia, Ivan Jaya, adalah istilah yang digunakan Citigroup untuk merujuk kepada kemampuan seseorang dalam memahami pentingnya perencana keuangan dan mengimplementasikan tata kelola keuangan dengan baik. Selain Indonesia, Citigroup juga melakukan survei terhadap

Posted in Uncategorized Tagged with: , , ,

10 Kesalahan yang Membuat Anda Tidak Kunjung Kaya

Sebagian besar orang yang hidup di dunia ini – termasuk Anda tentunya – pasti ingin memiliki kekayaan yang banyak. Istilah kaya raya, makmur, gemah ripah loh jinawi, bahkan istilah istilah gaul tajir mampus, dan sebagainya, kerap digunakan untuk menggambarkan kekayaan yang dimiliki seseorang. Tetapi, seperti halnya bunyi sebuah ungkapan, ‘keinginan hanya di bibir saja’. Alias hanya terucap, namun tidak pernah menjadi sesuatu dogma, sikap, maupun tindakan. Karena pada kenyataannya banyak hal yang Anda lakukan justru

Posted in Motivasi, Tips Keuangan Tagged with: , , ,

NASIHAT HEBAT ORANG TERKAYA DI DUNIA

 Inilah Orang terkaya no 4 di dunia tahun 2013, Warren Buffet memberi nasehat: “Jauhkan dirimu dari pinjaman bank atau kartu kredit dan berinvestasilah dengan apa yg kau miliki, serta ingat : 1. Uang tidak menciptakan manusia, manusialah yang menciptakan uang. 2. Hiduplah sederhana sebagaimana dirimu sendiri. 3. Jangan melakukan apapun yang dikatakan orang, dengarkan mereka, tapi lakukan apa yang baik saja. 4. Jangan memakai merk, pakailah yang benar˛ nyaman untukmu. 5. Jangan habiskan uang untuk

Posted in Tips Keuangan Tagged with: ,

Pembelian Impulsif

Pembelian impulsif adalah pembelian yang tidak direncanakan sebelumnya. Anda sedang berada disuatu toko atau pusat perbelanjaan, lalu melihat barang yang sedang diskon, kemudian Anda membelinya. Itulah yang dimaksud sebagai pembelian impulsif. Contoh lain, adalah Anda ke sebuah Hypermarket berniat membeli susu cair dan mentega, mendadak Anda mengisi keranjang ANda dengan coklat, terigu, mungkin juga kopi atau bahkan ayam karena terpikir bahwa Anda memerlukan barang-barang tersebut, padahal sebelum memasuki toko Anda tidak punya rencana membelinya. Bagi

Posted in Tips Keuangan Tagged with: ,
Animated Social Media Icons by Acurax Responsive Web Designing Company
Visit Us On FacebookVisit Us On TwitterVisit Us On PinterestVisit Us On Instagram